Bisnis

10+ Cara Mengatasi Dagangan Sepi agar Penjualan Kembali Ramai

DoranDev – Menghadapi dagangan sepi bisa menjadi tantangan besar bagi para pelaku usaha. Penting untuk mengambil langkah-langkah yang tepat agar bisnis tetap bertahan dan berkembang. Artikel ini membahas strategi efektif untuk mengatasi dagangan yang sepi dan meningkatkan penjualan, memungkinkan Anda mengubah situasi ini menjadi peluang pertumbuhan.

Penyebab Dagangan Sepi

dagangan sepi
Sc: Getty Images

Mengatasi dagangan yang sepi memerlukan pemahaman mendalam tentang faktor-faktor yang memengaruhi penjualan. Sebelum mencari solusi, penting untuk memahami beberapa penyebab utama mengapa dagangan bisa sepi. Dengan mengetahui akar masalah, Anda dapat mengambil tindakan yang lebih tepat dan efektif.

1. Kurangnya Promosi

Salah satu alasan utama usaha menjadi sepi adalah kurangnya promosi. Banyak pelaku usaha yang tidak memanfaatkan media sosial atau iklan online untuk mempromosikan produk mereka. Tanpa promosi yang baik, produk atau layanan Anda tidak akan dikenal oleh banyak orang.

2. Lokasi Kurang Strategis

Lokasi usaha yang kurang strategis juga bisa menjadi penyebab usaha sepi. Tempat yang sulit dijangkau atau kurangnya lalu lintas pejalan kaki dapat mengurangi jumlah pelanggan. Pemilihan lokasi yang tepat sangat krusial dalam menarik pelanggan. Pertimbangkan untuk memindahkan usaha Anda ke area dengan lalu lintas yang lebih tinggi atau mengakses lebih banyak pelanggan.

3. Kualitas Produk Tidak Konsisten

Pelanggan akan mencari produk dengan kualitas terbaik. Jika kualitas produk tidak konsisten, mereka mungkin akan beralih ke pesaing. Konsistensi dalam kualitas produk adalah kunci untuk mempertahankan pelanggan. Pastikan selalu ada pengawasan kualitas yang ketat untuk memastikan standar produk tetap terjaga.

4. Kurangnya Inovasi

Tidak adanya inovasi dalam produk atau layanan juga dapat menyebabkan dagangan menjadi sepi. Pelanggan selalu mencari sesuatu yang baru dan menarik. Tanpa inovasi, produk Anda bisa terlihat membosankan dan ketinggalan zaman. Cobalah untuk terus berinovasi dengan memperkenalkan produk baru atau fitur unik secara berkala.

5. Pelayanan yang Buruk

Pelayanan yang kurang memuaskan bisa membuat pelanggan enggan kembali. Sikap ramah, cepat tanggap, dan profesionalisme dalam melayani pelanggan adalah faktor penting yang tidak boleh diabaikan. Latih karyawan Anda untuk selalu memberikan layanan terbaik agar pelanggan merasa dihargai dan ingin kembali lagi.

6. Harga Tidak Kompetitif

Harga yang terlalu tinggi atau tidak sebanding dengan kualitas produk bisa menjadi alasan pelanggan memilih untuk berbelanja di tempat lain. Menentukan harga yang kompetitif dan sesuai dengan pasar sangat penting. Lakukan riset pasar untuk menentukan harga yang tepat agar tetap kompetitif dan menarik bagi pelanggan.

7. Kurangnya Analisis Pasar

Tidak memahami kebutuhan dan preferensi pasar bisa membuat strategi bisnis Anda tidak tepat sasaran. Analisis pasar yang baik akan membantu Anda menyesuaikan produk dan layanan dengan apa yang diinginkan oleh pelanggan. Gunakan data dan umpan balik pelanggan untuk terus mengembangkan strategi yang relevan dan efektif.

Baca juga: Cara Analisis Kompetitor Agar Lebih Unggul, Pebisnis Wajib Tahu

Cara Mengatasi Dagangan Sepi

dagangan sepi
Sc: Pexels

Setelah memahami penyebabnya, penting untuk segera mengambil tindakan agar bisnis Anda dapat kembali menarik pelanggan. Berikut adalah beberapa strategi yang bisa Anda terapkan untuk mengatasi dagangan sepi:

1. Tingkatkan Promosi

Meningkatkan promosi adalah kunci untuk menarik pelanggan. Gunakan platform media sosial seperti Instagram, Facebook, TikTok, dan Twitter untuk mempromosikan produk Anda. Manfaatkan iklan berbayar di Google Ads, Facebook Ads, atau Instagram Ads untuk menjangkau lebih banyak orang. Selain itu, kerja sama dengan influencer yang relevan dapat membantu mendapatkan eksposur lebih luas.

2. Optimalkan Lokasi Usaha

Mengoptimalkan lokasi usaha adalah langkah penting untuk meningkatkan penjualan. Evaluasi lokasi usaha saat ini dan cari tempat yang lebih strategis dan ramai jika diperlukan. Selain itu, kerja sama dengan toko atau bisnis lain yang memiliki lalu lintas tinggi dapat membantu menitipkan produk Anda dan menjangkau lebih banyak pelanggan.

3. Jaga Kualitas Produk

Menjaga kualitas produk adalah kunci untuk mempertahankan pelanggan. Terapkan sistem kontrol kualitas yang ketat untuk memastikan produk selalu dalam kondisi terbaik. Selain itu, minta umpan balik dari pelanggan untuk mengetahui area yang perlu ditingkatkan sehingga Anda dapat terus memperbaiki produk dan memenuhi harapan pelanggan.

4. Inovasi Produk dan Layanan

Berinovasi adalah kunci untuk menjaga minat pelanggan. Tambahkan varian baru untuk produk yang sudah ada agar pelanggan memiliki lebih banyak pilihan. Tingkatkan layanan pelanggan dengan respons yang cepat dan solusi yang tepat. Buat promo menarik seperti diskon beli satu gratis satu atau hadiah langsung untuk menarik lebih banyak pelanggan dan meningkatkan penjualan.

5. Gunakan Platform E-commerce

Menggunakan platform e-commerce dapat membantu menjangkau lebih banyak pelanggan. Daftarkan akun dan produk Anda di platform e-commerce populer. Optimalkan profil toko dengan deskripsi menarik dan foto produk berkualitas. Manfaatkan fitur promosi yang disediakan oleh platform untuk meningkatkan visibilitas produk Anda.

6. Analisis dan Evaluasi

Lakukan analisis dan evaluasi secara berkala terhadap strategi pemasaran dan operasional Untuk meningkatkan efektivitas strategi pemasaran dan operasional, tentukan KPI (Key Performance Indicators) untuk mengukur keberhasilan. Gunakan umpan balik dari pelanggan untuk mengetahui area yang perlu ditingkatkan. Selain itu, analisis data penjualan untuk melihat tren dan pola yang dapat digunakan untuk mengoptimalkan strategi.

Baca juga: Website vs Marketplace: Perbedaan dan Kelebihannya untuk Bisnis

Cara Mengatasi Dagangan Sepi
Sc: IMD Business School

7. Adakan Diskusi Bersama Tim

Saat dagangan sedang sepi, jangan menghadapi masalah sendirian. Ajak seluruh tim untuk berdiskusi dan membicarakan kondisi bisnis secara terbuka. Sampaikan situasi yang sedang terjadi, kendala yang dihadapi, serta langkah-langkah yang akan dilakukan untuk meningkatkan penjualan.

Selain itu, diskusi bersama juga bisa menjadi kesempatan untuk mencari solusi dari berbagai sudut pandang. Karyawan yang berhadapan langsung dengan pelanggan, misalnya, mungkin memiliki masukan tentang alasan pembeli berkurang atau produk yang sedang diminati. 

8. Kembangkan Operasi Bisnis

Selain mengajak diskusi bersama tim, Anda juga bisa mengevaluasi kembali cara bisnis berjalan. Mengembangkan operasi bisnis tidak selalu berarti memperbesar usaha atau menambah pengeluaran, tetapi bisa juga dilakukan dengan membuat bisnis lebih efisien. 

Sebagai contoh, mengurangi stok barang yang kurang laku, mengontrol pengeluaran, menunda perekrutan karyawan baru, atau mengoptimalkan sumber daya yang sudah dimiliki. Langkah ini memang membutuhkan pertimbangan yang matang, tetapi penting agar bisnis tetap sehat di tengah penurunan penjualan. 

9. Analisis Trend Pasar

Salah satu cara mengatasi dagangan sepi adalah dengan mengikuti dan menganalisis tren pasar yang sedang berkembang. Perhatikan produk seperti apa yang sedang diminati, perubahan kebutuhan pelanggan, hingga strategi yang dilakukan oleh kompetitor. 

Menyesuaikan bisnis dengan tren pasar dapat membantu menarik perhatian pelanggan baru sekaligus meningkatkan peluang dagangan kembali ramai. Misalnya, bisnis fashion dapat mengikuti model, warna, atau jenis pakaian yang sedang populer.

10. Tambah Produk Layanan

Jika dagangan sedang sepi, cobalah menambahkan berbagai layanan yang dibutuhkan pelanggan dalam kehidupan sehari-hari. Warung atau toko tidak hanya bisa menjadi tempat untuk membeli barang, tetapi juga tempat untuk memenuhi kebutuhan lainnya. 

Anda bisa menyediakan layanan top up e-wallet dan pulsa, pembayaran tagihan listrik, PDAM, BPJS, transfer uang, hingga tarik tunai. Saat datang untuk membayar tagihan atau melakukan top up, mereka juga berpeluang membeli produk yang dijual.

Baca juga: Google Profil Bisnis vs Media Sosial, Mana yang Lebih Penting untuk Bisnis?

Tips untuk Meningkatkan Penjualan

dagangan sepi
Sc: Pexels

Untuk mengoptimalkan penjualan dan memastikan keberlanjutan bisnis, penting juga untuk memperhatikan detail kecil yang dapat membuat perbedaan besar. Selain strategi di atas, berikut adalah beberapa tips tambahan yang bisa membantu Anda meningkatkan penjualan: 

1. Berikan Diskon dan Promo

Diskon dan promo dapat menarik perhatian pelanggan baru dan mempertahankan pelanggan lama. Buatlah promo yang menarik seperti diskon musiman, flash sale, atau program cashback. Promo-promo ini juga bisa membantu menghabiskan stok lama dan memperkenalkan produk baru kepada pelanggan.

2. Tingkatkan Layanan Pelanggan

Layanan pelanggan yang baik akan membuat pelanggan merasa dihargai dan lebih mungkin untuk kembali. Pastikan tim layanan pelanggan Anda responsif, ramah, dan siap membantu menyelesaikan masalah pelanggan dengan cepat. Menyediakan pelatihan rutin untuk tim layanan pelanggan dapat meningkatkan kualitas interaksi dan kepuasan pelanggan.

3. Buat Program Loyalitas

Program loyalitas dapat memberikan insentif kepada pelanggan untuk membeli lebih banyak dan lebih sering. Misalnya, Anda bisa memberikan poin untuk setiap pembelian yang bisa ditukar dengan diskon atau hadiah. Program loyalitas juga bisa menciptakan ikatan emosional yang kuat antara pelanggan dan brand Anda sehingga mendorong kesetiaan jangka panjang.

4. Kolaborasi dengan Influencer

Influencer dapat membantu mempromosikan produk Anda ke audiens yang lebih luas. Pilih influencer yang relevan dengan produk Anda dan memiliki pengikut yang aktif dan terlibat. Pastikan untuk menjalin hubungan baik dengan influencer tersebut agar promosi berjalan lebih efektif dan berkelanjutan

5. Diversifikasi Produk

Menambahkan produk baru atau diversifikasi produk dapat menarik pelanggan baru dan memberi pelanggan lama alasan untuk kembali. Pastikan produk baru tersebut relevan dan menarik bagi target pasar Anda. Selain itu, lakukan riset pasar untuk memahami tren dan kebutuhan pelanggan, sehingga produk baru Anda dapat memenuhi harapan mereka dengan lebih baik.

Baca juga: Apa Itu Riset Pasar dan Bagaimana Tips Melakukannya?

Penutup

dagangan sepi
Sc: Getty Images

Mengatasi dagangan sepi memerlukan strategi dan usaha yang konsisten. Dengan memahami penyebab  dan menerapkan strategi yang tepat, Anda dapat meningkatkan penjualan dan membuat bisnis Anda berkembang. Jangan ragu untuk mencoba berbagai strategi dan terus berinovasi untuk menarik minat pelanggan. 

Semoga tips ini bermanfaat dan membantu Anda dalam mengatasi masalah dagangan sepi. Untuk informasi lebih lanjut tentang cara meningkatkan penjualan dan strategi bisnis lainnya, kunjungi situs kami dan temukan berbagai aplikasi bisnis online juga tips dan trik yang berguna. Informasi lebih lanjut bisa hubungi kami via WhatsApp. 

Read More
Bisnis

Panduan Lengkap Cara Mendaftarkan Merek Dagang untuk Pebisnis Baru

DoranDev – Mendaftarkan merek dagang merupakan langkah penting bagi pebisnis baru yang ingin melindungi identitas dan reputasi usaha mereka. Dengan memiliki merek dagang yang terdaftar, Anda dapat mengamankan hak atas nama dan logo bisnis dan meningkatkan kepercayaan konsumen terhadap produk yang ditawarkan. Lantas, bagaimana cara mendaftarkan merek dagang untuk bisnis Anda? Simak selengkapnya di artikel berikut!

Syarat Mendaftar Merek Dagang 

Cara mendaftarkan Merek Dagang
sc: Freepik

Sebelum lanjut ke caranya, pastikan dulu Anda memahami beberapa syarat mendaftar merek dagang agar proses pendaftaran dapat berjalan lancar dan tidak mengalami kendala. Berikut adalah syarat-syarat yang perlu Anda penuhi.

  • Etiket atau label merek.
  • Tanda tangan pemohon.
  • Surat Rekomendasi UKM Binaan atau Surat Keterangan UKM Binaan Dinas (Asli) – Khusus untuk Pemohon Usaha Mikro dan Usaha Kecil
  • Surat Pernyataan UMK Bermaterai – Khusus untuk Pemohon Usaha Mikro dan Usaha Kecil.

Selain syarat di atas, pendaftaran merek dagang juga dikenakan biaya yang dibedakan menjadi dua kategori, yaitu UMKM dan umum. Adapun biaya untuk pendaftaran merek dan logo UMKM sebesar Rp500.000 per kelas. Sedangkan untuk pendaftar umum akan dikenakan biaya sebesar Rp1.800.000 per kelas.

Baca juga: 7 Manfaat Marketing Funnel & Cara Membuatnya

Cara Mendaftarkan Merek Dagang di indonesia

Cara mendaftarkan Merek Dagang
sc: Beranda MBN Consulting

Proses pendaftaran merek dagang mungkin terdengar rumit, tetapi dengan pemahaman yang tepat dan langkah-langkah yang jelas, Anda dapat melakukannya dengan mudah. Berikut adalah cara mendaftarkan merek dagang di Indonesia yang dapat Anda ikuti.

1. Siapkan Dokumen

Sebelum mendaftarkan merek dagang di Indonesia, pastikan Anda menyiapkan beberapa dokumen atau persyaratan yang sudah dijelaskan sebelumnya. Selain itu, ada juga dokumen lain seperti KTP dan NPWP yang wajib Anda siapkan sebagai bukti kepemilikan merek dagang. Namun, jika Anda menggunakan jasa konsultan, maka sertakan juga surat kuasa yang memberikan izin mereka untuk bertindak atas nama Anda.

2. Cek Merek

Langkah selanjutnya adalah memastikan bahwa nama merek belum terdaftar oleh pihak lain. Saat sebuah nama merek sudah terdaftar, maka Anda tidak dapat menggunakan nama tersebut untuk kepentingan bisnis, terutama jika berada dalam sektor usaha yang sama. Anda dapat mengecek merek di situs resmi Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI) melalui Pangkalan Data Kekayaan Intelektual di https://pdki-indonesia.dgip.go.id/.

Baca juga: 7 Tips dan Cara Memilih Partner Bisnis yang Baik, Anda Wajib Tahu!

3. Klasifikasi Merek Dagang

Selain mengecek merek, pastikan juga merek dagang yang Anda daftarkan sesuai dengan klasifikasi yang berlaku di Indonesia. Klasifikasi merek ini didasarkan pada kategori produk atau jasa yang disebut klasifikasi barang dan jasa. Mengklasifikasikan merek dengan tepat penting dilakukan agar merek Anda tercatat secara akurat dan tidak berbenturan dengan merek di kelas yang sama.

4. Pendaftaran Merek

Jika Anda sudah melakukan beberapa cara di atas, selanjutnya adalah langsung melakukan pendaftaran merek. Ada dua cara yang bisa Anda pilih untuk mendaftarkan merek dagang di Indonesia, yaitu secara online dan offline. Untuk lebih jelasnya, Anda dapat mengikuti langkah-langkahnya berikut ini.

1. Cara Daftar Merek Secara Online

  • Registrasi akun di merek.dgip.go.id.
  • Pilih “Tambah” untuk membuat permohonan baru.
  • Pesan kode billing di simpaki.dgip.go.id.
  • Pilih “Merek dan Indikasi Geografis” pada jenis layanan.
  • Pilih kategori “Usaha Mikro dan Usaha Kecil” atau “Umum.”
  • Pilih “Secara Elektronik (Online)” dan isi data pemohon serta data permohonan.
  • Lakukan pembayaran PNBP melalui ATM, internet banking, atau m-banking.
  • Login kembali di merek.dgip.go.id.
  • Pilih “Permohonan Online” dan masukkan kode billing yang sudah dibayar.
  • Isi data pemohon dan data merek.
  • Klik “Tambah” untuk mengisi kelas merek.
  • Unggah dokumen persyaratan dan cek ulang data.
  • Cetak draft tanda terima dan pilih “Selesai.”

2. Cara Daftar Merek Secara Offline

  • Ajukan pendaftaran merek dagang ke Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI) dengan membawa dokumen yang diperlukan.
  • Permohonan pendaftaran diajukan dalam dua rangkap dan diketik dalam bahasa Indonesia menggunakan formulir dari DJKI.

Isi formulir pendaftaran (dua rangkap) dengan informasi berikut:

  • Tanggal, bulan, dan tahun permohonan.
  • Nama lengkap, kewarganegaraan, dan alamat pemohon.
  • Nama dan alamat kuasa, jika diwakilkan.
  • Rincian komponen merek (warna, logo, jenis huruf, dll).
  • Nama negara dan tanggal pendaftaran pertama, jika mengajukan hak prioritas.

Sertakan dokumen lampiran berupa:

  • Fotokopi KTP.
  • Fotokopi akta pendirian badan hukum (jika berbentuk badan hukum).
  • Fotokopi peraturan kepemilikan bersama, jika kolektif.
  • Surat kuasa, jika diwakilkan.
  • Bukti pembayaran biaya pendaftaran.
  • Sepuluh etiket merek (ukuran maksimal 9×9 cm, minimal 2×2 cm).
  • Surat pernyataan bahwa merek adalah milik pemohon.
  • Setelah dokumen siap, ajukan formulir ke Menteri Hukum dan HAM.
  • Tunggu pengumuman resmi dalam waktu maksimal 15 hari.
  • Jika disetujui, akan ada pemeriksaan substantif (maksimal 150 hari) untuk menentukan kelayakan.
  • Jika hasil pemeriksaan substantif disetujui, lanjutkan proses pendaftaran hingga merek resmi terdaftar (butuh waktu 9-12 bulan).
  • Bayar biaya pendaftaran yang dapat dicek di situs DJKI.

Baca juga: 5+ Cara Menawarkan Produk untuk Meningkatkan Penjualan

Cara mendaftarkan Merek Dagang
sc: Beranda MBN Consulting

5. Tunggu Proses Verifikasi

Setelah Anda mengikuti semua tahapan pendaftaran merek dagang, kini saatnya menunggu verifikasi dari DJKI. Jika semua dokumen sudah memenuhi syarat, DJKI akan melanjutkan ke tahap pemeriksaan substantif yang membutuhkan waktu antara 30 hingga 90 hari. Secara keseluruhan, proses pendaftaran merek dagang dapat memakan waktu sekitar 5 hingga 6 bulan, tetapi bisa lebih lama jika terdapat masalah pada kelengkapan dokumen.

6. Penerbitan Sertifikat

Jika proses pendaftaran dan pemeriksaan substantif tidak ditemukan masalah, maka merek dagang Anda akan resmi terdaftar. Sertifikat merek dagang yang diterbitkan oleh Kementerian Hukum dan HAM akan menjadi bukti bahwa merek Anda sudah terdaftar secara sah. Sertifikat ini tidak hanya menandakan kepemilikan merek, tetapi juga memberikan perlindungan hukum selama 10 tahun sejak tanggal penerbitan merek.

7. Perpanjangan Merek Dagang

Terakhir adalah memastikan bahwa merek dagang Anda tetap terlindungi dengan mengajukan permohonan perpanjangan perlindungan. Sesuai dengan Undang-Undang Merek dan Indikasi Geografis, perlindungan hukum untuk merek yang terdaftar berlangsung selama 10 tahun. Anda dapat mengajukan permohonan perpanjangan mulai dari 6 bulan sebelum masa perlindungan berakhir hingga 6 bulan setelahnya.

Baca juga: 7 Cara Mendapatkan Modal Usaha untuk Pengusaha Pemula

Penutup

Dengan memahami syarat dan langkah-langkah mendaftarkan merek dagang, Anda kini siap untuk melindungi identitas bisnis yang sudah Anda bangun. Pendaftaran merek bukan hanya tentang legalitas, tetapi juga membangun kepercayaan dan reputasi di pasar.

Untuk mempermudah proses bisnis dan manajemen merek Anda, pertimbangkan untuk menggunakan aplikasi bisnis online yang dapat membantu mengelola pendaftaran, dokumentasi, serta aspek lain dari usaha Anda secara efisien.

Read More
Bisnis

6 Cara Promosi Produk yang Efektif, Bisa Laris Manis!

DoranDev – Mempromosikan sebuah produk adalah hal yang penting dan wajib dilakukan bagi para pengusaha. Tujuannya agar bisnis semakin dikenal banyak orang dan produk mereka bisa laris manis. Akan tetapi, cara mempromosikannya juga harus sesuai dan menarik agar produk yang bisa laku. Untuk itu, ada beberapa cara promosi produk yang efektif dan menarik.  Apa sajakah itu? Simak selengkapnya!

Cara Promosi Produk

Promosi produk merupakan proses memasarkan sebuah produk baik berupa barang atau jasa kepada konsumen. Langkah ini merupakan hal yang sangat penting dalam bisnis untuk meningkatkan penjualan dan pendapatan. 

Promosi produk membuat konsumen jadi lebih tertarik untuk mengetahui dan mencoba produk yang Anda tawarkan dibanding kompetitor. Untuk itu, berikut ini adalah cara promosi produk agar lebih menarik dan efektif yang perlu Anda ketahui dan bisa dicoba.

1. Memberi Diskon

Cara Promosi Produk
sc: Opaper App

Diskon merupakan salah satu cara efektif dan juga banyak digunakan oleh hampir semua pengusaha dalam menarik pelanggan. Dalam membeli sebuah produk, harga adalah hal paling pertama yang dipertimbangkan oleh konsumen. Oleh karena itu, memberikan diskon dapat membuat konsumen lebih tertarik untuk membeli produk Anda.

Pemberian diskon bisa dilakukan baik di toko online maupun offline. Di toko online misalnya, Anda bisa membuat flash sale atau penawaran produk dengan harga lebih rendah dalam jangka waktu yang sudah ditentukan. Diskon ini bisa membuat konsumen untuk cepat-cepat membeli produk sebelum penawaran berakhir.

Baca juga: Mengenal Analisis SWOT Usaha dan Cara Melakukannya

2. Promo Musiman

Cara Promosi Produk
sc: Penerbit Deepublish

Cara mempromosikan produk ini sudah banyak digunakan oleh brand besar yang mana terbukti efektif dalam menarik konsumen baru. Promo musiman sendiri adalah strategi marketing musiman ini memanfaatkan perilaku konsumen pada momentum yang tepat, yaitu melalui pemberian promo seperti contohnya diskon, cashback, dan buy 1 get 1 pada produk saat hari besar atau spesial.

Strategi ini dilakukan saat hari besar seperti Tahun Baru, Natal, Valentine, Hari Raya Idul Fitri, Hari Kemerdekaan, dan Lebaran sehingga dengan melakukan strategi ini diharapkan bisa memberikan peluang peningkatan penjualan produk baru. Strategi ini juga mampu menciptakan euforia dan perasaan fear of missing out atau FOMO sehingga mereka akan terdorong ingin cepat-cepat membeli produk tersebut.

3. Social Media Marketing

Cara Promosi Produk
sc: Hot Dog Marketing

Di era sekarang yang serba canggih dan online, pemasaran atau marketing di media sosial menjadi hal yang sedang tren dan sering dilakukan oleh banyak perusahaan atau pengusaha. Hal ini dikarenakan hampir semua orang menggunakan media sosial seperti Instagram, TikTok, dan Twitter sehingga hal ini menjadi peluang besar bagi para pengusaha atau pebisnis untuk mendapatkan keuntungan lebih.

Dalam hal ini, Anda dapat mempromosikan produk di Instagram atau TikTok dan juga bisa membuat visual maupun pendekatan yang unik kepada target pembeli. Contohnya, Anda dapat membuat video atau poster unik, memasang iklan dengan narasi yang menyentuh, hingga membuat gambar lucu untuk menarik perhatian pembeli. Dengan ini, pembeli akan tertarik untuk membeli produk Anda.

4. Melakukan Live Shopping

Cara Promosi Produk
sc: Digination.ID

Cara pemasaran atau marketing ini juga menjadi hal yang sedang tren dan sering dilakukan oleh banyak perusahaan sama halnya dengan social media marketing. Cara ini terbukti ampuh dikarenakan hampir semua orang menggunakan toko online seperti Tokopedia dan Shopee untuk membeli suatu produk.

Dalam hal ini, Anda bisa menggunakan trik selama live, seperti live packing dan demo review produk sehingga pembeli melihat bagaimana produk yang mereka beli terbukti kualitasnya. Anda juga bisa memberi bonus untuk pembeli yang membeli saat live. Dengan begitu, pembeli tidak akan ragu untuk membeli produk Anda karena sudah terjamin kualitasnya melalui live shopping yang Anda lakukan.

5. Promosikan Melalui Blog

Cara Promosi Produk
sc: ginee.com

Cara promosi melalui blog juga sangat efektif dalam mempromosikan produk Anda. Ini karena blog memungkinkan Anda untuk melakukan promosi secara halus atau soft selling tentang produk, sekaligus memberikan informasi penting dan menambah nilai produk atau brand. 

Konten yang panjang dan detail tentang produk yang Anda ulas di blog dapat menjadi sumber informasi yang kredibel bagi konsumen atau calon pembeli. Karena itu, jika Anda menerapkan cara ini, pembeli akan tertarik dan tidak akan ragu untuk membeli produk Anda karena sudah terjamin dan terbukti kualitas serta kelebihan dari produk yang Anda promosikan di blog.

6. Email Marketing

Cara Promosi Produk
sc: Emarsys

Beberapa orang mungkin masih belum mengetahui tentang cara promosi dengan email marketing. Namun, perlu diketahui bahwa email marketing juga merupakan cara promosi yang efektif karena dapat memungkinkan konsumen untuk mengunjungi web produk untuk mencari informasi lebih lanjut. Selain itu, promosi atau marketing melalui email juga terasa lebih personal bagi konsumen. 

Cara promosi ini bisa menjaga hubungan baik antara konsumen dan brand, serta dapat meningkatkan loyalitas konsumen. Hal itu karena Anda dapat mencantumkan informasi diskon atau penawaran menarik seperti voucher diskon produk atau promo bebas ongkir di email, sehingga pelanggan akan tertarik untuk membeli produk yang ditawarkan.

Baca juga: 5 Ide Bisnis Franchise Menjanjikan, Wajib Anda Coba!

Kembangkan Bisnis Anda Dengan DoranDev

Itulah pembahasan tentang beberapa cara promosi produk yang lebih menarik dan efektif agar produk Anda bisa cepat laris terjual. Cara manakah yang ingin Anda coba?  Agar dapat mendukung kelancaran bisnis Anda, Anda bisa mencoba untuk menggunakan aplikasi bisnis online yang tersedia di DoranDev. Untuk informasi lebih lanjut, Anda bisa hubungi kami dengan cara klik di sini. Selamat mencoba dan semoga bermanfaat!

Read More
Bisnis

5 Tips Memulai Bisnis Rice Bowl Rumahan Modal Minim!

DoranDev — Bisnis kuliner merupakan salah satu pilihan usaha yang tak pernah mati, mengingat setiap orang membutuhkan makanan. Jika Anda ingin menambah penghasilan dari rumah, bisnis rice bowl rumahan menjadi ide yang cemerlang. Proses produksinya bisa dilakukan di rumah sendiri, sehingga tak perlu modal besar. Jika Anda tertarik untuk memulainya,  simak beberapa tips dan keuntungan dari bisnis rice bowl rumahan berikut. 

Keuntungan Membuka Bisnis Rice Bowl Rumahan 

Keuntungan Berbisnis Rice Bowl
SC: Pexels

Bisnis kuliner seperti rice bowl merupakan peluang usaha menarik. Terutama untuk Anda yang ingin memulai usaha dengan modal kecil, namun memiliki potensi keuntungan besar. Ada beberapa keuntungan yang ditawarkan, mulai dari prosesnya yang relatif mudah hingga memiliki target pasar luas. Berikut sejumlah keuntungan yang bisa Anda peroleh dari bisnis rice bowl di rumah. 

1. Cocok untuk Pebisnis Pemula 

Anda yang belum pernah berkecimpung di dunia bisnis dan ingin mencobanya, maka bisa memulai bisnis rice bowl. Bisnis ini tidak begitu sulit karena proses produksi sangat mudah untuk dipelajari. Anda bisa belajar berbagai macam resep melalui platform seperti Youtube, TikTok, dan lain-lain. Rice bowl juga mudah untuk dipromosikan. Anda bisa menjualnya secara online atau bekerjasama dengan aplikasi pesan antar makanan. Jadi, tidak butuh biaya besar untuk menyewa ruko atau tempat usaha.

2. Tidak Butuh Modal Besar 

Bisnis rice bowl bisa dimulai dengan modal yang kecil. Anda hanya perlu menyiapkan biaya untuk membeli bahan pokok, peralatan memasak, biaya operasional, dan biaya promosi. Jika dibandingkan dengan bisnis lain, modalnya bisa lebih besar. Modal untuk memulai bisnis rice bowl rumahan bisa jauh lebih hemat jika sudah memiliki peralatan yang dibutuhkan untuk berjualan. 

3. Target Pasar dari Semua Kalangan 

Bisnis rice bowl memiliki target pasar yang luas dan mampu menjangkau seluruh kalangan, terutama anak muda. Bisnis ini memiliki potensi untuk bertahan dalam jangka waktu panjang karena daya tariknya pada segmen pasar yang aktif. Selain itu, harga satuannya juga terjangkau. Bisnis rice bowl tidak hanya menawarkan peluang pasar yang besar, tetapi juga memberikan rasa yakin terhadap kelangsungan dan kesuksesan bisnis tersebut.

4. Menu yang Praktis 

Rice bowl banyak diminati anak muda, pekerja, hingga anak sekolah. Makanan ini dianggap cukup praktis, compact, dan mudah dibawa kemana-mana. Selain itu, isinya juga bermacam-macam dan cukup mengenyangkan. Rice bowl akan terlihat jauh lebih menarik jika menu yang Anda sajikan bisa disesuaikan dengan target konsumen. Anda dapat menentukan variasi menu, mulai dari lokal atau western. 

Baca Juga: 5 Rekomendasi Bisnis Franchise Minuman Terlaris 2023

Tips Memulai Bisnis Rice Bowl Rumahan 

Tips Memulai Bisnis Rice Bowl Rumahan
SC: Pixabay

Peluang bisnis rice bowl semakin terbuka lebar. Walaupun Rice bowl banyak digemari dan terbilang mudah serta minim modal, namun Anda tetap memerlukan strategi yang tepat agar bisnis bisa bertahan lama. Peralatannya juga sederhana, sehingga sangat cocok untuk pebisnis pemula. Tertarik untuk menjalankan bisnis satu ini? Berikut sederet tips memulai bisnis rice bowl rumahan yang perlu Anda ketahui. 

1. Membuat Konsep yang Matang 

Konsep merupakan bagian penting yang wajib dirancang sebelum memulai bisnis. Konsep akan memberikan nilai perbedaan pada produk yang Anda jual dengan produk yang sudah ada di pasaran. Apakah Anda ingin membuat rice bowl dengan menu lokal, khas Indonesia, western, atau Asia. Semua harus disesuaikan dengan target konsumen. Konsep yang matang akan membantu Anda untuk tetap bertahan di tengah persaingan yang ketat. 

2. Tentukan Target Pasar 

Bisnis makanan biasanya memiliki target pasar yang luas. Namun, tetap saja Anda perlu menentukan target secara spesifik. Tujuannya, agar memudahkan dalam menentukan harga, strategi promosi, dan meningkatkan kepuasan pelanggan. Memahami kebutuhan dan keinginan target pasar, membuat Anda dapat memberikan layanan dan produk yang lebih memuaskan. 

Baca Juga: Ide Bisnis Franchise Murah Dibawah 5 Juta: Cocok untuk Pemula!

3. Buatlah Menu yang Menarik 

Sebelum memulai bisnis rice bowl rumahan, Anda perlu menentukan menu yang ingin dijual. Apakah Anda ingin menggunakan lauk ikan, ayam, daging, dan lain-lain. Rice bowl juga akan terlihat lebih menarik jika menjual menu yang spesifik atau bervariasi. Anda bisa mencoba untuk membuat menu yang belum pernah atau atau setidaknya belum pernah dijual di daerah Anda tinggal. Usahakan tetap menyajikan rasa yang lezat, namun tetap mengandung gizi seimbang. 

4. Membangun Branding 

Jika konsep telah dirancang, saatnya membangun branding dengan membuat nama dan logo. Buatlah nama dan logo yang mudah diingat konsumen. Selain itu, penampilan kemasan juga penting. Sebagian besar konsumen, akan melihat kemasannya terlebih dahulu sebelum mencicipi rasanya. Tentukan desain yang menarik dan gunakan bahan kemasan yang cocok untuk bisnis rice bowl Anda. Sebaiknya, pilih kemasan yang anti air sehingga tidak merusak cita rasa masakan. 

5. Lakukan Promosi di Media Sosial 

Setelah konsep, menu, target pasar, dan branding sudah dirancang dengan baik, saatnya melakukan promosi di media sosial. Anda bisa membuat konten yang menarik atau memanfaatkan fitur Ads. Jika ingin lebih optimal, Anda dapat mencoba mengiklankan bisnis secara offline, seperti membagikan brosur dan menempelkannya di tempat yang mudah terlihat. Konsumen juga cenderung memesan makanan secara online di dekat mereka untuk menghemat waktu dan biaya pengiriman. 

Baca Juga: 7 Ide Bisnis Rumahan Modal Kecil Untung Besar

Penutup 

Memulai Bisnis Rice Bowl
SC: Freepik

Memulai bisnis rice bowl rumahan ternyata cukup mudah dan menjanjikan. Namun, Anda perlu merancang strategi yang tepat agar bisnis bisa bertahan lama. Jika ingin memulai bisnis kuliner, Anda bisa menggunakan aplikasi bisnis online atau web bisnis dari DoranDev. Aplikasi bisnis dapat menghemat waktu dan tenaga dalam membuat catatan transaksi, mengelola stok, membuat laporan, dan lain-lain. Temukan berbagai produk menarik lain dari DoranDev untuk kemudahan bisnis Anda!

Read More
Bisnis

Tips Memulai Bisnis Tanaman Hias

Dorandev – Tanaman hias semakin banyak digemari oleh masyarakat luas. Mulai dari kolektor tanaman hingga masyarakat awam yang tertarik memelihara hanya untuk memperindah dekorasi. Jika kamu tertarik untuk budidaya tanaman hias dan mencoba untuk berbinis, simak beberapa tips berikut ini.

Tips Memulai Bisnis Tanaman Hias

1. Pilih Jenis Tanaman Hias

Ada banyak pilihan tanaman hias yang bisa dibudidayakan. Pilih tanaman yang cukup mudah untuk dibudidayakan dan tidak memerlukan modal yang besar. Ada 2 jenis tanaman hias yang bisa kamu pilih yaitu jenis berdaun atau dengan bunga. Contoh yang hanya berdaun adalah Monstera dan Aglaonema. Sedangkan contoh dengan bunga adalah Bunga Mawar, Bunga Anggrek, Bunga Krisan dan masih banyak lagi. Adapun jenis yang lainnya seperti Kaktus dan Succulent yang berukuran mini.

2. Perdalam Pengetahuan

Bisnis ini biasanya dilakukan oleh orang yang memiliki hobi merawat tanaman. JIka kamu masih pemula, setelah memilih jenis tanaman kamu harus memperdalam pengetahuanmu tentang tanaman tersebut. Pengetahuan ini meliputi cara penanaman, cara perawatan, hingga cara pengembangbiakkan tanaman tersebut. Kamu juga harus mengetahui harga jual tanaman tersebut dipasaran. Sehingga kamu bisa memperkirakan harga jual tanaman kamu.

Baca juga: Ide Bisnis Tanaman Hias

3. Pilih Lokasi yang Tepat

Lokasi yang potensial menjadi salah satu kunci kesuksesan bisnis ini, Namun kamu juga harus memperhatikan lokasi yang kamu pilih ramah dan nyaman untuk perkembangan tanaman kamu. Pertimbangkan juga area yang akan digunakan. Karena biasanya bisnis ini akan membutuhkan area yang cukup luas sebagai tempat pajangan tanaman.

4. Opsi Penggantian Lokasi

Jika kamu baru memulai dan belum bisa menemukan lokasi yang tepat untuk bisnis ini, kamu masih bisa memanfaatkan rumah untuk budidaya dan memulai bisnis. Apalagi jika kamu memilih jenis tanamna mini seperti Kaktus atau Succulent, ini akan lebih mudah untuk budidaya walaupun hanya dirumah saja.

Baca juga: 7+ Rekomendasi Aplikasi Belanja Online Populer

5. Gunakan Strategi Pemasaran yang Tepat

Strategi pemasaran yang teoat akan lebih efektif dalam mengembangkan bisnis kamu. Optimalkan penggunaan sosial media pribadi kamu sebagai langkah awal promosi. Selanjutnya kamu bisa membuat sosial media khusus untuk memasarkannya.

6. Buat Katalog Online Tanaman Hias

Buat katalog yang dapat diakses semua orang agar lebih mengenal tanaman hias kamu dan tertarik untuk membelinya. Kamu bisa menggunakan aplikasi Jebusiness untuk membuat katalog dan memasarkan tanaman kamu. Aplikasi ini akan menjadi aplikasi eksklusif sperti milikmu sendiri. Kamu bisa custom warna tema sesuai dengan tema yang kamu inginkan agar terlihat lebih profesional dan masih banyak lagi keuntungannya.

Baca juga: Mengenal JeBusiness: aplikasi bisnis online terbaik untuk Scale Up Bisnis Anda! 

Nah setelah kamu mengetahui beberapa tips diatas, tentunya kamu ingin segera memulai bisnis ini bukan? Yuk segera action untuk memulainya. Selamat Mencoba.

Read More
Ecommerce

Penggunaan Internet Maksimalkan Promosi UMKM

Dorandev – Tahukah kamu? Banyaknya pengguna internet di Indonesia dapat membantu para pelaku usaha UMKM loh. Kok bisa? Yuk simak ulasannya.

Survei APJII mengenai Jumlah Penduduk Terkoneksi Internet di Indonesia

Berdasarkan Survei Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia, APJII, Jumlah Penduduk Terkoneksi Internet 2021-2022 adalah sebesar 210.026.769. Sedangkan total populasi penduduk Indonesia adalah 272.682.600 jiwa. Ini menunjukkan begitu banyak pengguna internet di Indonesia. Mereka menggunakan internet untuk mengakses sosial media hingga berbelanja online.

Peminat belanja online saat ini semakin tinggi, karena dinilai lebih mudah dan efisien. Tentunya ini menjadi kabar baik untuk para pelaku usaha UMKM. Para pelaku usah UMKM dapat memaksimalkan promosi dan penjualannya melalui berbagai media. Adapun media yang digunakan contohnya yaitu sosial media, website, marketplace atau melalui aplikasi belanja online custom.

Aplikasi Bisnis Online untuk UMKM

Nah agar memiliki aplikasi bisnis online, para pelaku UMKM biasanya memesan sebuah aplikasi. Aplikasi tersebut disesuaikan dengan keinginan agar lebih eksklusif, sehingga harga yang ditawarkan pun juga mahal. Oleh karena itu kamu bisa menyewa aplikasi yang juga bisa disesuaikan dengan tema yang diinginkan dan tentunya dengan harga yang lebih bersaing seperti Jebusiness.

Jebusiness merupakan aplikasi bisnis online yang dapat membuat toko online kamu lebih eksklusif. Kelebihan yang ditawarkan oleh Jebusiness adalah kamu bisa custom tema aplikasi sesuai warna dominan usaha kamu. Jadi aplikasinya akan lebih profesional dan elegan, seperti aplikasi milik sendiri.

Berikut keuntungan yang ditawarkan, yaitu :

  1. Custom tema aplikasi. Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, kamu dapat membuat tampilan aplikasi dengan tema sesuai yang diinginkan. Jadi aplikasimu terlihat eksklusif, memiliki ciri khas dan elegan.
  2. Feed mudah diatur. Kamu bisa mengatur tampilan feed yang ada di aplikasi, agar lebih rapi dan sesuai keinginan.
  3. Feed dapat di link ke marketplace. Kamu bisa membuat link yang akan mengarahkan pembelimu ke marketplace seperti Shopee dan Tokopedia yang kamu punya.
  4. Menampilkan produk berdasarkan kategori.
  5. Menambahkan lokasi cabang. Mau buka cabang toko baru? Jangan khawatir karna kamu juga bisa menambahkan lokasi toko/cabang.
  6. Membuat pengumuman. Kamu dapat menambahkan pengumuman jika sewaktu – waktu toko tutup lebih cepat, atau pengumumanyang lainnya.
  7. Custom Menu. Nah ini yang menarik dari Jebusiness, jadi kamu bisa menambahkan menu yang bisa kamu buat sendiri. Misalnya menu Tentang, Kontak, dll.

Tunggu apalagi? Daftar Sekarang Yuk.

Read More